Mereka datang dari tanah, berjubah api dan abu, mata yang hitam mendalam dan tubuh lumpuh. Walaupun fikiran mereka sudah tiada dan jiwa yang tercemar, mereka masih mengikuti Tuan-tuan yang sesat, mengikuti seluruh perkataan berkerumunan. Mereka beraneka-ragam, berjangka dari gerombolan mahluk-mahluk bertanduk hitam, manusia sesat, raksasa tanah liat, sampai dewa-dewi setiap legiun Iblis, dijuluk Tuan atau Baginda.
Para Legioner
Mahluk Api dan Lahar
Sesungguhnya, seseorang tidak bisa membayangkan sebuah Iblis tanpa memikirkan sebuah mahluk rusak dengan tanduk. Sepisah imajinasi ini betul, legiun-legiun Iblis dari api neraka sangat sukar untuk melihat tanpa menampakan sebuah mahluk berapi bertanduk, mereka adalah arwah manusia buruk dan berdosa yang telah mati tanpa bertobat, hidup mereka terikat pada baginda masing masing, hilang fikiran selain rasa tersiksa api panas, mengikuti apapun yang tuan mereka menyeru, untuk mendapatkan kesempatan keluar dari siksa mereka. Mereka dapat julukan Demit.
Pengguncang Bumi
Dongeng dari zaman lampau menyerukan bangsa bangsa mahluk raksasa, pemakan manusia, pengguncang bumi. Mereka datang lagi, pada zaman Kalabendu, keluar dari tidur silam mereka dan bangun untuk menghancur tanah dewa-dewi bertirani, mereka sering disebut sebagai Gergasi

No comments:
Post a Comment